Sabtu, 09 Juli 2011

Penggunaan Data dan Variabel (Visual Basic)

Mengenal Data dan Variabel
Ketika seorang user (pengguna) menggunakan sebuah program komputer, seringkali komputer
memintanya untuk memberikan informasi. Informasi ini kemudian disimpan atau diolah oleh komputer.
Informasi inilah yang disebut dengan DATA.

Visual Basic 6 mengenal beberapa type data, antara lain :
1. String adalah type data untuk teks (huruf, angka dan tanda baca).
2. Integer adalah type data untuk angka bulat.
3. Single adalah type data untuk angka pecahan.
4. Currency adalah type data untuk angka mata uang.
5. Date adalah type data untuk tanggal dan jam.
6. Boolean adalah type data yang bernilai TRUE atau FALSE.

Data yang disimpan di dalam memory komputer membutuhkan sebuah wadah. Wadah inilah yang
disebut dengan VARIABEL. Setiap variabel untuk menyimpan data dengan type tertentu membutuhkan
alokasi jumlah memory (byte) yang berbeda.

Variabel dibuat melalui penulisan deklarasi variabel di dalam kode program :
Dim <nama_variabel> As <type_data>
Contoh : Dim nama_user As String
Aturan di dalam penamaan variabel :
Harus diawali dengan huruf.
1. Tidak boleh menggunakan spasi. Spasi bisa diganti dengan karakter underscore (_).
2. Tidak boleh menggunakan karakter-karakter khusus (seperti : +, -, *, /, <, >, dll).
3. Tidak boleh menggunakan kata-kata kunci yang sudah dikenal oleh Visual Basic 6 (seperti : dim, as,
    string, integer, dll).

Sebuah variabel hanya dapat menyimpan satu nilai data sesuai dengan type datanya. Cara mengisi nilai
data ke dalam sebuah variabel :
<nama_variabel> = <nilai_data>
Contoh : nama_user = “krisna”
Untuk type data tertentu nilai_data harus diapit tanda pembatas. Type data string dibatasi tanda petikganda
: “nilai_data”. Type data date dibatasi tanda pagar : #nilai_data#. Type data lainnya tidak perlu
tanda pembatas.

Sebuah variabel mempunyai ruang-lingkup (scope) dan waktu-hidup (lifetime) :
1.  Variabel global adalah variabel yang dapat dikenali oleh seluruh bagian program. Nilai data yang
     tersimpan didalamnya akan hidup terus selama program berjalan.
2.  Variabel lokal adalah variabel yang hanya dikenali oleh satu bagian program saja. Nilai data yang
     tersimpan didalamnya hanya hidup selama bagian program tersebut dijalankan.

Variabel yang nilai datanya bersifat tetap dan tidak bisa diubah disebut KONSTANTA. Penulisan
deklarasi konstanta di dalam kode program :
Const <nama_kontanta> As <type_data> = <nilai_data>
Contoh : Const tgl_gajian As Date = #25/09/2003#

Contoh Program : Variabel Test
Aktifkan VB 6 melalui tombol Start. Buka kembali project Latihan.vbp. Tambahkan Form baru ke dalam Project. Pada Jendela Form buatlah UI seperti ini : (Gunakan komponen CommandButton dan Label)


Pengaturan property setiap object-nya adalah sebagai berikut :


Buka Jendela Code dan pada bagian Code Editor ketikkan kode programnya sebagai berikut :
Dim test2 As Integer
Private Sub Command1_Click()
Dim test1 As String
test1 = "nusantara"
Label1.Caption = test1
Label2.Caption = test2
Label3.Caption = t
est3
End Sub

Private Sub Command2_Click()
test2 = 10
Label1.Caption = test1
Label2.Caption = test2
Label3.Caption = test3
End Sub
Private Sub Command3_Click()
Const test3 As Single = 90.55
Label1.Caption = test1
Label2.Caption = test2
Label3.Captio
n = test3
End Sub

Simpan Form3 (nama file : Lat3.frm).

Klik menu Project > Project1 Properties lalu klik tab General. Gantilah Startup Object-nya menjadi
Form3. Coba jalankan Project1. Perhatikan sifat variabel global, variabel lokal dan konstanta !


Penjelasan Kode Program





Scope dan LifeTime masing-masing variabel :

Untuk membuktikan bahwa nilai data sebuah konstanta bersifat tetap, modifikasi kode program sbb :
Private Sub Command3_Click()
Const test3 As Single = 90.55
test3 = 50.22
Label1.Caption = test1
Label2.Caption = test2
Label3.Caption = test3
End Sub


Perhatikan : penulisan angka pecahan (single) pada kode program tetap menggunakan tanda titik (.)
meskipun regional setting komputernya sudah Indonesia. Bila tidak akan muncul pesan error.
Coba jalankan Project1, kemudian klik tombol Test 3. Akan muncul pesan error :


Klik OK, kemudian stop programnya dengan meng-klik tombol End pada
Toolbar.Agar program tetap berjalan tanpa harus menghapus kode program yangsalah, maka tambahkan tanda petik-tunggal (‘) di depan kode program yang salah tersebut (contoh : ‘test3 = 50.22). Teks setelah tanda petiktunggal oleh Visual Basic 6 diartikan sebagai komentar dan tidak akan di-eksekusi ketika program berjalan

Visual Basic 6 membolehkan sebuah variabel tidak dideklarasikan terlebih dahulu (dengan perintah Dim
atau Const), tetapi hal ini akan membuat error pada kode program agak sulit dilacak. Jadi, sebaiknya
setiap variabel selalu dideklarasikan (baik yang lokal maupun global). Agar dapat diketahui variabel
mana yang belum dideklarasikan, pada bagian atas kode program tambahkan perintah berikut :

Option Explicit
Coba jalankan Project1, kemudian klik tombol Test 1. Akan muncul pesan error :

Klik OK, kemudian stop programnya dengan meng-klik tombol End pada Toolbar.


Sumber : www.ilmukomputer.com

0 komentar:

Poskan Komentar